berbaktilah kepada kedua orang tuamu


Berbaktilah Kepada Kedua Orang Tuamu, Selagi Masih Ada Waktu~ Berbagai masalah menimpa, menerpa, berbagai gundah-gulana terus menyapa, berbagai kesulitan hidup terus mendera, berbagai peluang usaha tak kunjung menuai untung, pintu-pintu rejeki yang kian sulit didapat, selalu susah aja dalam hidup. Bisa jadi kita lupa, lupa untuk berbakti kepada kedua orang tua kita. Kita mungkin sudah begitu melupakan kedua ibu dan ayah kita saat ini. Padahal kedua orang tua adalah TEMPAT TERBAIK UNTUK MERAIH SURGA.

Surga Illahi Rabbi itu terbagi menjadi berbagai pintu-pintu pilihan yang akan dimasuki oleh para ahli-ahli pahala. Dari sekian banyak pintu surga, ada 1 pintu yang berada di tengah-tengah surga, pintu yang berkilau melebihi kilauan cahaya berlian dan lebih terang dari cahaya rembulan, lebih harum dari bunga karturi...Yakni SEBUAH PINTU YANG HANYA BISA DIMASUKI OLEH SESEORANG ANAK YANG BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUANYA.

Banyak hikmah tak terkira yang bisa kita ambil dari bakti kepada kedua orang tua, sebab durhakanya anak kepada kedua orang tuanya, LANGSUNG AKAN ALLAH BALAS DIDUNIA DAN DI AKHIRAT. Sebuah teguran yang seharusnya sama-sama kita pahami sejak sekarang bahwa kedua orang tua adalah tempat terbaik untuk meraih kebahagiaan didunia dan di akhirat. Bisa jadi kita selama ini hidup tidak tenang, banyak kesulitan melanda dan berbagai masalah yang terus mendera, cobalah kembali kepada orang tua, dan kembalilah untuk berbakti. Sebuah sentuhan bakti seorang anak kepada kedua orang tuanya adalah seperti sebuah air sejuk yang bisa menyehatkan kedua orang tua.
Jangan sampai kita menyesal ketika kedua orang tua kita pergi dan kita tak pernah berbakti atau sedikit berbakti.MAKA KITA BISA DIKATAKAN ANAK MERUGI DIDUNIA DAN DIAKHIRAT....DAN KITA AKAN MENYESAL DI KEMUDIAN HARI...PASTI.

Sebuah pencapaian terbaik didunia ini bukan karena kita berhasil menduduki sebuah posisi, bisa berhasil menjadi seorang ilmuwan atau berhasil menjadi apa yang kita inginkan. Namun sebaik-baiknya posisi adalah seorang yang anak yang berbagi penuh keikhlasan kepada kedua orang tuanya. ITULAH KEBERHASILAN YANG SEBENARNYA.

Bagaimana dikisahkan dahulu dijaman Rasulullah saw, seorang pemuda yang sandalnya sudah terdengar di surga padahal ia masih didunia, sampai-sampai Rasulullah berpesan agar para sahabatnya apabila bertemu pemuda itu agar meminta dido'akan. Begitu besar pahala pemuda itu, pemuda itu menjadi pemuda yang begitu sabar merawat kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia. Sebuah PENCAPAIAN YANG LUAR BIASA.

Lalu masihkah kita tak mau berbakti kepada kedua orang tua kita, selagi masih ada waktu, di bulan yang penuh ampunan ini, mari kembali berbakti kepada kedua orang tua, dan mari meraih kemenangan yang sebenarnya.

0 komentar:

Copyright © 2012 Dito Rahmad Y W.